Beberapa
minggu belakangan ini di televisi banyak sekali ditayangkan pemberitaan
mengenai perceraian, terutama dari kalangan artis-artis ibu kota. Hal
ini membuat kita bertanya-tanya, apakah sebenarnya perceraian bisa
semudah itu dilakukan? Jawabannya adalah: tidak.
Tidak
seperti pacaran pada umumnya, pernikahan adalah sebuah janji setia yang
diucapkan di hadapan Tuhan, gereja, dan pasangan hidup kita. Janji yang
mengikat suami pada istrinya dan istri pada suaminya hingga maut
memisahkan mereka. Melakukan perceraian tidak sama dengan memutuskan
hubungan ketika pacaran, karena perceraian berarti memutuskan janji suci
kepada Tuhan dan manusia.
Oleh karena itu, sebelum Anda berdua mengucap janji di depan altar, pastikanlah bahwa Anda telah bertemu "the one", bahwa pasangan Anda benar-benar jodoh Anda, karena setelah Anda mengucap janji di hadapan Allah, there"s no turning back. Anda tidak bisa kabur lagi. Dan tentunya, Anda tidak mau menghabiskan seumur hidup Anda dengan seseorang yang salah bukan?
Nah,
bagaimana Anda bisa tahu kalau s/he is truly the one? Semua itu hanya
bisa dipastikan oleh hati dan pikiran Anda sendiri. Namun, tim
Jawaban.com akan berusaha membantu dengan memberikan beberapa poin-poin
penting yang perlu Anda perhatikan.
#1 Tidak Perlu Adanya Upaya Berlebihan
Anda
tidak harus berjuang dengan susah payah supaya hubungan Anda berdua bisa
berjalan. Semuanya akan terjadi dengan sendirinya. Anda tidak harus
berusaha menyenangkannya, begitu pula sebaliknya. Dalam sebuah hubungan
pasti ada usaha-usaha yang harus dilakukan supaya hubungan tersebut bisa
berhasil. Namun ketika usaha-usaha yang Anda lakukan tidak sebanding
dengan perasaan Anda, bahwa Anda melakukannya dengan sangat terpaksa,
mungkin Anda tidak ditakdirkan untuknya. Bersama orang yang tepat adalah
ketika Anda bisa merasa nyaman bersama dengannya. Anda bisa menjadi
diri sendiri, berbicara dan berperilaku layaknya diri Anda tanpa harus
ada yang dibuat-buat. Semua komunikasi bisa Anda berdua lakukan dengan
lancar dan tanpa ada rekayasa. Dan ketika ia juga tidak mengeluhkan hal
itu, bersyukurlah bahwa paling tidak Anda sudah melangkah jauh dari
posisi start.
#2 Dia Adalah Pribadi yang Kompatibel dengan Anda
Bagaikan
sebuah program komputer, sebagus apapun program itu, sebaru apapun
versinya, dan secanggih apapun ia bekerja, apabila tidak kompatibel
dengan operating sistem di komputer Anda, program itu tidak akan bisa
diinstal dan bekerja dengan baik. Hal serupa akan berlaku pada hubungan
Anda berdua. Sebuah hubungan akan bisa berjalan dengan baik hanya jika
kedua belah pihak bisa saling kompatibel satu sama lain. Kompatibel ini
bukan berarti harus selalu sama dalam berbagai macam hal. Kompatibel
berarti keduanya bisa saling mengimbangi satu sama lain. Ketika dia
marah, Anda bisa menjadi pihak yang lebih tenang, Ketika Anda sedih, ia
bisa menghibur Anda. Hal-hal simpel seperti inilah yang menjadi salah
satu fondasi terbesar dalam hubungan Anda berdua. Ketika Anda berdua
bisa saling mengimbangi satu sama lain, saat itulah Anda bisa yakin
bahwa dialah pasangan yang tepat bagi Anda.
#3 Dia Bisa Menangani Anda Ketika Sedang Benar-benar "Parah"
Dalam
sebuah pernikahan, Anda berdua akan hidup bersama seumur hidup Anda. Hal
ini berarti melihat kondisi pasangan dalam keadaan terbaik dan terburuk
mereka. Oleh karena itu, perlu bagi Anda berdua menunjukkan sisi
terburuk Anda pada pasangan Anda dan melihat bagaimana ia bereaksi. Hal
ini bukan hanya berarti secara penampilan. Bukan hanya masalah melihat
Anda hanya dengan celana kolor dan kaus oblong, dengan wajah
awut-awutan. Tapi juga dalam hal mood, perilaku yang biasa Anda lakukan,
kebiasaan buruk, ketika Anda sedang benar-benar marah, dan sebagainya
yang tidak pernah Anda tunjukkan pada orang lain. Ketika dia bisa
menangani Anda dalam kondisi terburuk Anda dan ia tidak
mempermasalahkannya, saudara, nikahilah dia!
#4 Anda Menjalani Hubungan yang Menyenangkan
Bersama
orang yang tepat adalah ketika bersamanya hampir selalu terasa
menyenangkan. Bahkan ketika Anda berdua hanya diharuskan untuk duduk
berdua di bangku taman dan tidak ada hal yang Anda berdua bisa lakukan
selain mengobrol, hal tersebut tetap terasa menyenangkan Poinnya di sini
adalah Anda merasa bahagia atas kehadirannya di hidup Anda.
#5 Bicarakan Mengenai Masa Depan Anda
Sudahkah
Anda mulai bicara mengenai masa depan Anda berdua? Keluarga seperti apa
yang Anda dan dia inginkan? Dan bagaimana usaha Anda berdua untuk
menjadikannya kenyataan? Kunci dalam sebuah hubungan adalah komunikasi.
Semua visi dan misi dalam hubungan harus dikomunikasikan dengan baik
agar Anda berdua tahu apa yang diinginkan satu sama lain. Nah, jika
semuanya sudah Anda lakukan dan Anda berdua sudah memiliki gambaran yang
nyata mengenai keluarga Anda berdua nanti, maka Anda berdua sudah
bersama orang yang tepat di jalan yang tepat pula.
Bukan
berarti poin-poin di atas merupakan kunci utama untuk menentukan apakah
pasangan Anda benar-benar orang yang tepat atau bukan. Semua itu kembali
pada diri Anda sendiri. Bayangkan saja Anda dalam posisi terjebak
dengannya dalam sebuah pulau terpencil seumur hidup dan hanya bisa
saling mengandalkan satu sama lain untuk bertahan hidup. Apakah dia
orang yang tepat untuk terjebak dengan Anda? Semoga Anda menemukan
jawabannya karena setelah janji pernikahan diucapkan, tidak ada lagi
pilihan lain selain saling mendampingi satu sama lain hingga maut
memisahkan Anda berdua.







0 komentar:
Posting Komentar