Post Icon

Mendengar Suara Tuhan tentang Jodoh Kita


Mendengar Suara Tuhan tentang Jodoh Kita 

Tidak ada manusia yang suka dengan rasa ketidakpastian. Karena dalam mencari pasangan hidup pun, para single selalu ingin mendapat pencerahan dari Tuhan tentang siapakah pasangan hidup mereka. Hal ini tentulah hal yang baik, mengingat pernikahan hanya dapat dipisahkan oleh maut sehingga salah menentukan pasangan pastinya akan berdampak sangat besar dalam kehidupan kita. Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk dapat mendengar suara Tuhan tentang jodoh Anda :
Sudah Lahir Baru
Lahir baru menjadi standar yang mutlak pertama bagi kita untuk menemukan jodoh yang dari Tuhan. Tanpa lahir baru, kita tentu tidak akan bisa memahami kehendak Tuhan dalam diri kita. Seseorang yang belum lahir baru akan cenderung mementingkan penampilan fisik, kekayaan, popularitas dibanding karakter maupun nilai-nilai iman  pasangannya.
Menjaga Hubungan dengan Tuhan
Orang yang sudah lahir baru tentu akan berusaha menjaga hubungannya dengan Tuhan. Hal ini juga akan membuat kita lebih peka dalam mendengar suara Tuhan tentang siapa jodoh kita. Hubungan yang karib dengan Tuhan juga akan membuat kita tidak akan kehilangan pengharapan tentang pasangan hidup kita, karena kita percaya bahwa Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang yang terbaik dan waktu yang tepat.
Menguji Tanda dengan Akal Budi
Ada berbagai macam tanda seperti mimpi, penglihatan, kriteria dan kejadian-kejadian yang dapat mengarahkan kita pada seseorang sebagai jodoh kita, namun perlu diingat bahwa kita mempunyai akal budi yang akan membantu kita untuk menguji apakah dia jodoh yang dari Tuhan dan yang tidak. Menurut Ir. Jarot Wijanarko, setidaknya ada dua ujian untuk mengetahui kebenaran tanda tersebut.
Pertama, kita harus tahu apakah si dia juga memiliki ketertarikan yang sama terhadap diri kita atau tidak. Karena jika Tuhan menunjuk seseorang sebagai jodoh kita, maka orang tersebut akan memiliki perasaan yang sama terhadap kita. Tapi jangan cepat putus asa jika si dia hanya ingin berteman saja. Karena memang ada beberapa orang yang cintanya tumbuh seiring berjalannya waktu dalam persahabatan. Namun, jika memang si dia justru jatuh cinta dengan orang lain, berarti memang dia bukanlah jodoh Anda.
Hal kedua yang dapat kita lakukan untuk menguji tanda yang kira terima adalah ada tidaknya peneguhan dari orang lain, terutama persetujuan dari orangtua kita dan orangtua calon pasangan kita. Karena dalam pernikahan, yang bersatu bukan hanya kita dan pasangan kita melainkan juga keluarga kita.  
Mendengar suara Tuhan baik tentang jodoh maupun hal lainnya sebenarnya bukanlah hal yang rumit jika kita mempunyai hubungan yang karib dengan Tuhan. Karena sebagai domba-domba Allah, maka kita pasti bisa mendengar dan membedakan suara gembala kita.

Sumber : berbagai sumber/vina cahyonoputri


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Mengenal Batas Pacaran Kristiani

Mengenal Batas Pacaran Kristiani 

Alkitab tidak mencatat istilah pacaran. Namun seiring perkembangan zaman, topik ini menjadi salah satu hal yang paling menarik untuk dibahas. Apalagi berkaitan dengan batas-batas pacaran kristiani. Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar batas pacaran :
Umur Berapa Seseorang Boleh Berpacaran?
Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan angka yang pasti. Namun yang menjadi pedoman, pacaran adalah satu tahap diatas persahabatan antara seorang pria dan wanita sekaligus sebagai persiapan untuk memasuki pernikahan. Mengingat seriusnya arti pacaran, seharusnya orang yang mau berpacaran sudah cukup matang dan dewasa untuk menjalani proses ini.
Banyak orang tidak mengerti keseriusan berpacaran dan hanya mengira kalau itu hanya untuk senang-senang. Alhasil mereka pun terjebak dengan emosi sesaatnya saja dan akhirnya jatuh ke berbagai pencobaan. Usia memang tidak menjamin kedewasaan seseorang, jadi kenalilah diri kita sendiri sebelum berani untuk memulai komitmen pacaran.
Apakah Aktivitas Seksual Diperbolehkan?
Dunia hiburan khususnya Holywood membuat aktivitas seksual seksual seperti berpelukan, berciuman bahkan hubungan seks sebelum menikah adalah hal yang biasa. Namun Alkitab dengan jelas mencatat bahwa sebagai orang percaya, kita tidak boleh menjadi serupa dengan dunia ini, termasuk dalam gaya berpacaran.
Kaum wanita cenderung rela melakukan apa saja untuk mendapatkan cinta, termasuk untuk memberikan seks kepada pasangannya. Padahal bagi kebanyakan kaum pria, cinta hanyalah iming-iming untuk mendapatkan seks. Ada banyak kasus dimana para pria justu kehilangan respek kepada pasangannya setelah berhasil melakukan seks yang akhirnya menyebabkan kaum wanita depresi atau bahkan trauma.
Hal ini bukan untuk mendeskriditkan kaum pria, namun dengan mengetahui kecenderungan ini, seharuskan hubungan pacaran kristiani lebih didasari oleh pengenalan karakter serta sikap untuk saling membangun di dalam Tuhan. 
Resiko lain seperti hamil di luar nikah, pernikahan dini atau bahkan aborsi juga harus diperhatikan untuk mencegah kita melakukan aktivitas seksual sebelum menikah. Perlu diingat pula bahwa aktivitas seksual sekecil apapun dapat merangsang untuk melakukan aktivitas seksual yang lebih besar. Jika resikonya begitu besar, mengapa kita tidak memberikan seks sebagai hadiah pernikahan nanti?
Apakah Boleh Berpacaran dengan yang Tidak Seiman?
Ayat II Korintus 6:14-15 selalu menjadi jawaban yang diberikan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun demiklian, tetap banyak para single kristiani yang membela dirinya dengan pandangan bahwa banyak hubungan pasangan Kristen dan non-kristen yang bahagia.
Pasangan Kristen dan non-Kristen memang dapat terlihat hidup di dalam kerukunan. Namun sebenarnya, di dalam lubuk hati terdalam, pasti ada bentrokan besar di antara kedua belah pihak, kecuali pihak yang Kristen berkompromi. Meskipun seseorang mengkompromikan imannya untuk dapat bersama-sama dengan pasangan yang tidak seiman dan sepadan, dia tidak dapat memungkiri kalau sebenarnya dia tidak bahagia karena pernikahannya tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana seharusnya sebuah pernikahan. 
Tidak semua pertanyaan mengenai pacaran bisa dijawab secara langsung, namun dengan memahami konsep utama dari berpacaran, dengan sendirinya kita akan memahami batasan dari pacaran. 

Sumber : berbagaisumber/vina cahyonoputri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Mana yang Penting, Sahabat atau Kekasih?

Mana yang Penting, Sahabat atau Kekasih?


Untuk kamu para wanita, biasanya pernah mengalami satu masa dimana kedekatan kamu dengan sahabat akan meluntur seiring dengan kehadiran kekasih baru.. Lalu akan timbul pertanyaan, mana yang lebih penting, sahabat atau pacar?
Keduanya sama pentingnya. Yang harus kamu lakukan adalah pintar membagi waktu, agar kebutuhan dan komunikasi tetap terjalin satu sama lain tanpa mengganggu hubungan anda berdua. Kekasih tentunya akan menjadi prioritas bagi kamu. Namun kemana kamu akan mengadu dan mengeluarkan curhat ketika kamu dan kekasihmu sedang bermasalah?
Sahabat dan kekasih tentu akan menjadi bagian terpenting dalam hidup kamu. Karena itu sadarilah berbagai hal dibawah ini dan memahaminya dengan seksama agar kamu tetap bahagia.
1. Fase bulan madu
Ketika dua orang bertemu dan saling tertarik, sulit rasanya untuk terpisahkan, terutama pada awal hubungan. Setiap pasangan baru akan mengalami hal yang disebut "fase bulan madu". Inilah saat dorongan keinginan yang kuat untuk menghabiskan setiap momen hanya berdua. Segera setelah Anda bermasalah dengan pasangan, siapa yang Anda hubungi untuk menumpahkan keluh kesah?
2. Dunia tidak berputar di sekeliling Anda
Menurut para ahli saat jatuh cinta otak akan memproduksi banyak hormon yang setara dengan menikmati kokain. Ini penjelasan ilmiah perasaan mabuk kepayang yang kamu rasakan. Satu hal yang perlu kamu ingat, tak ada satu pun orang di dunia ini yang senang merasa diabaikan oleh orang terdekat mereka. Coba tempatkan diri kamu diposisinya
3.Pilihlah satu hari bersama
inilah saat yang tepat dan berkualitas agar hubungan pertemanan diantara kamu berdua tidak terputus. Mengatur waktu untuk hang out setiap minggu adalah cara untuk memastikan bahwa kamu tidak akan pernah kehilangan kontak. Jika kamu dapat menghabiskan waktu dengan kekasih, tentu kamu pun akan punya sedikit waktu yang bisa kamu bersama sahabat kamu untuk sekedar pergi untuk makan, gosip atau bahkan curhat tentang kebahagiaan yang sedang kamu rasakan.

Sumber : cupid

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Pemulihan Diri Usai Sex Bebas

Pemulihan Diri Usai Sex Bebas



Problem utama kawula muda pada generasi ini adalah keterikatan dengan dunia yang serba bebas. Narkoba, pergaulan bebas, alkohol dan beberapa kegiatan negatif lainnya adalah sekelumit aktivitas yang mereka jalani. Namun mayoritas menyadari bahwa hal tersebut adalah perbuatan dosa.
Mirisnya sebagian dari kawula muda mengaku sulit untuk lepas dari keterikatan tersebut. Satu hal yang banyak terjadi adalah sex bebas yang menjamur dimana-mana. Tentu ada perasaan bersalah dan bayang-bayang menganggap diri rendah karena melakukan hal tersebut. Jika kamu mempunyai masalahatas keterikatan diri karena seks bebas, ikutilah langkah ini.
Menerima Keadaan
Menerima keadaan diri sendiri adalah jalan menuju pemulihan. Pada kondisi itu kamu menyadari bahwa dirimu memang bersalah. Namun bukan menjadikan kita larut dalam kesalahan itu, menerima berarti juga menyadari bahwa kita harus beranjak dari keadaan itu menuju hal yang lebih baik. Terimalah keadaanitu sebagai bagian dari kehidupan, dan juga masa lalu.
Konseling
Lakukanlah konseling dengan teman, kawan atau kakak yang telah kamu anggap dewasa dan punya pikiran terbuka. Ceritakan pada mereka, apa masalah yang kalian hadapi. Konseling dapat menjadi media anda membagi beban hidup, sehingga kondisi psikis kamu akan membaik.
Berdoa
Doa adalah gerbang pembuka menuju pemulihan. Utarakan dan gumulkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Meminta ampun dan memohon belas kasihan-lah dari Tuhan. Berdoalah sampai terjadi sesuatu dalam hidupmu.
Kegiatan Baru
Tinggalkan duniamu yang lama. Ikutilah kegiatan baru yang positif. Isilah harimu dengan berbagai macam aktivitas yang dapat merangsang ide dan kreativitas. Bakti sosial ataupun aksi kasih dapat membuatmu pulih karena membantu orang lain adalah obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan luka hatimu.





Sumber : Jawaban.com - Daniel Tanamal

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Jangan Hakimi Masa Lalu Pacar Kamu!

Jangan Hakimi Masa Lalu Pacar Kamu!



Masa berpacaran adalah waktu dimana kamu dan pasanganmu saling mengenal satu sama lain secara perlahan. Bukan hanya faktor kesenangan dan kebahagian yang dirasakan pertama kali saja yang dipikirkan. Sifat, perilaku dan masa lalu pun dapat terkuak seiring dengan tingkat komunikasi kamu dan pacar mu secara perlahan.
Masa lalu seringkali menjadi persoalan pada hubungan kamu. Banyak pasangan tidak bisa menerima dan terganggu atas masa lalu dari sang pacar. Ketika tidak menerima situasi, kita seringkali menghakimi hal itu. Namun yang lebih diutamakan, motivasi dan keinginan utama apa yang ingin kamu jalani bersamanya? Jika masa lalu tersebut begitu mengganggu, ada beberapa cara untuk menyelesaikannya.

 Konseling
Konsultasikan apa yang menjadi pergumulanmu mengenai masa lalu pacarmu dengan seorang dewasa. Entah itu orangtua ataupun kakak rohani yang kamu percayai. Kekuatan konseling dan masukan yang tepat akan mengubahmu menjadi pribadi yang tenang dan punya sikap rendah hati.

 Aktivitas
Lakukan berbagai aktivitas bersama pacar kamu, baik itu berdua maupun bersama teman-teman. Didalam aktivitas dapat terbentuk sikap saling membutuhkan satu sama lain dan kebersamaan. Aktivitas akan mampu menghadirkan suasana baru yang dapat menyembuhkan luka dihati.

 Mengampuni
Belajarlah untuk saling mengampuni. Karena di hubungan kamu yang baru ini ada hal utama yang harus dijalani yaitu merawat kebersamaan dan kasih sayang. Jika kasih sayang itu begitu besar, tentu masa lalu akan terampuni dengan sendirinya, dan dijadikan pelajaran agar dimasa depan ada sukacita yang baru setelah kita berekonsiliasi dengan diri yang baru.


Sumber : Jawaban.com - Daniel Tanamal

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

3 Tips Hadapi Putus Cinta Secara Kristiani

3 Tips Hadapi Putus Cinta Secara Kristiani


Di dalam pencarian pasangan hidup yang tepat, seringkali kita dihadapi oleh permasalahan putus cinta. Bagi kelompok tipe yang berhati-hati, mungkin Anda hanya mengalami satu atau dua kali putus cinta. Namun, Anda yang tipe "air mengalir", Anda bisa mengalami putus cinta lebih dari 3 kali.
Terlepas dari berapa kali Anda putus cinta, berikut tips bagaimana Anda menghadapinya dalam perspektif Kristiani: 

1. Bersyukurlah karena Allah menyediakan masa depan yang lebih baik (dan hubungan yang lebih baik) kepada Anda.

Alkitab mengajarkan bahwa Allah-lah yang mengerjakan di dalam Anda dan akan bertindak sesuai dengan tujuan-Nya (Filipi 2:13). Ini berarti bahwa keinginan (dan kekuatan) untuk menunggu dengan cara yang benar untuk pertandingan yang sempurna Anda adalah karunia dari Allah saja.

Anda harus percaya bahwa ingin dalam hati Anda ada di sana oleh tangan Allah yang penuh kasih, murah hati. Dengan rendah hati sambut roh-Nya untuk terus mengingatkan Anda dan mendorong Anda lebih dekat kepada Sang Pemberi hadiah. Akuilah bahwa hanya Allah saja yang dapat menuntun Anda kepada hal yang benar.

2. Kembangkan iman Anda.

Tanpa iman, Anda akan mudah sekali menyerah ketika orang yang dekat dengan Anda adalah orang yang tepat bagi Anda. Iman adalah percaya tanpa melihat bahwa Tuhan akan membawa Anda dan telah mempersiapkan bagi Anda seseorang yang spesial yang akan menikah dengan Anda.

Oleh sebab itu, Anda harus senantiasa terus memperkuat keimanan Anda dengan memperkatakan dan mendengarkan firman Tuhan (Roma 10:17). Berdoalah kepada-Nya tentang apa yang sedang Anda gumulkan. Ibrani 11:6 berkata bahwa Allah pasti menghargai mereka yang rajin mencari Dia.

3. Lakukan tindakan iman

Iman tanpa perbuatan adalah mati. Jika iman Anda tidak ditindaklanjuti dengan perbuatan maka apa yang Anda imani akan menjadi sia-sia.

Karenanya itu, mulailah untuk dengar-dengaran kepada Allah. Anda dapat mendengarkan-Nya melalui suara hati Anda. Taatilah itu ! Percayalah, saat Anda mengikuti apa yang dikatakan oleh-Nya, Anda tidak akan menjadi kecewa; bahwa Anda pasti dipertemukan dengan orang yang benar-benar mencintai Anda.  
Baca juga : 
Kisah Nyata Suami yang Senang Menyakiti Hati Istrinya
Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya
Kisah Wanita dan 25 Orang Penolongnya
Alasan Menaati Allah   
Move, Album Third Day yang Benar-Benar Nge-Blues
Lift Up Your Face

Sumber : cbn.com ? Dani Miser / bm

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

5 Peringatan Bagi Anda yang Sedang Dibutakan Oleh Asmara

5 Peringatan Bagi Anda yang Sedang Dibutakan Oleh Asmara


Berikut adalah tanda-tanda bahwa sebenarnya Anda sedang berada di dalam hubungan yang buruk :

1. Ada pelecehan seksual / kekerasan

Ini adalah hal yang tampaknya tak berujung di dalam hubungan yang dijalin oleh manusia di bumi. Tak terhitung lagi berapa banyak wanita yang mengalami perlakuan buruk dari pria yang dekat dengan dirinya. Menariknya, tak sedikit wanita yang justru menerima pelecehan atau kekerasan seperti ini.

Padahal di dalam sebuah hubungan yang sehat harus ada saling respek dan mengasihi disana. Jadi, jika semenjak pacaran saja, orang yang dekat dengan Anda sudah melakukan pemukulan, mengatakan kata-kata kasar kepada Anda, segera tinggalkan ! Pikirkan, bila di masa saling perkenalan saja, ia sudah berbuat tidak baik kepada Anda, apalagi saat dia sudah menikah dengan Anda.


2. Hidup bersama

Film-film Hollywood seringkali memperlihatkan dimana dua orang muda yang masih pacaran saja dengan mudahnya memutuskan untuk hidup bersama di dalam satu rumah. Padahal itu semua adalah tipuan. Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa perzinahan adalah sebuah dosa. Karena hubungan badan hanya dapat dilakukan oleh seorang suami dan seorang istri maka jika ini dilakukan di luar pernikahan maka hal tersebut adalah sebuah kekejian di hadapan Tuhan.

Sekali Anda jatuh di dalam dosa, maka kemungkinan besar Anda akan mengalaminya lagi. Perlu pertobatan yang sungguh-sungguh untuk dapat Anda bertahan dari keinginan dosa. Oleh sebab itu, jangan pernah membuka ruang bagi dosa untuk masuk ke dalam hidup Anda. Pagari senantiasa diri Anda dengan firman Tuhan karena dengan cara itulah Anda dapat terhindar dari segala jerat maut.

"Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri." (I Korintus 6:18)


3. Anda mulai ragu bahwa "Dia adalah orangnya".

Keraguan tidak pernah muncul tiba-tiba. Pasti ada proses atau peristiwa sebelumnya yang mengiringnya. Jika Anda sudah tidak 100 persen yakin bahwa untuk meneruskan hubungan Anda dengan dia, sebaiknya ambillah waktu keluar dari hubungan dan berdoa agar Tuhan jelas mengkonfirmasi mengenai diri si Dia.

Adalah lebih baik Anda istirahat sementara daripada terus menjalani tanpa rasa damai di dalam hati.


4. Sekeliling Anda tidak sreg dengan si Dia.

Tuhan terkadang memakai orang lain untuk menyatakan apa yang Dia ingin sampaikan kepada kita. Anda tidak boleh alergi dengan ini karena jika Anda benar-benar menghiraukan apa yang mereka katakan, Anda sedang dalam bahaya besar.

Hal-hal yang kurang mengenakkan yang mereka katakan dengan kasih tentang si Dia bisa jadi adalah memang sinyal dari Tuhan bahwa Anda harus memikirkan kembali lebih jauh dengan orang tersebut.  


5. Berpacaran dengan yang tidak seiman

Kebanyakan orang Kristen yang menaruhkan hatinya kepada orang non-percaya berpikir bahwa hubungan yang akan dia jalani nanti adalah kesempatan terbaik untuk membawa orang itu kepada Tuhan Yesus. Jangan bodoh !

Tidak ada yang bisa menjadi jamin bahwa bersama Anda dia akan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatnya secara pribadi. Tuhan memberikan setiap orang kehendak bebas. Dia menunggu untuk diinginkan. Jadi, keselamatan seseorang tidak tergantung kepada Anda.

Jika Anda seorang percaya berkencan dengan orang yang belum diselamatkan, kencan Anda tidak hanya menolak Tuhan, tetapi juga Tuhan yang tinggal di dalam Anda. Setiap ikatan emosional Anda miliki terhadap orang yang tidak pada halaman rohani yang sama seperti Anda, atau sebaliknya, merupakan lampiran yang tidak sehat. Baca dan belajar dari orang-orang seperti Samson dari Alkitab, dan lakukan sekarang apa yang seharusnya Anda lakukan. Perhatikan Firman Allah, dan akan pasangan yang tidak seimbang. Oleh sebab itu, jika hubungan Anda sedang di dalam kondisi ini, jangan tunda-tunda segeralah putuskan dia dan lanjutkan kehidupan Anda.

    "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? II Korintus 6:14

Di dunia ini selalu terdapat pilihan. Begitu pun dengan apa yang akan saya katakan disini. Meski di sejumlah bagian artikel ini, Anda dorongan untuk melakukan sesuatu, tetapi semuanya berbalik lagi kepada Anda. Anda lah, penentu apakah ingin menjalin hubungan yang menyehatkan  ataukah hubungan yang membawa hal buruk kepada Anda. Semua tergantung kepada Anda. Namun, jika boleh penulis memberikan nasihat kepada Anda, pilihlah hubungan yang menyehatkan karena itu tidak akan mengecewakan Anda. 

Baca juga : 

Kisah Nyata Suami yang Senang Menyakiti Hati Istrinya

Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya

3 Tips Hadapi Putus Cinta Secara Kristiani

Panggilan Darurat 

Solusi Sehat Pasca Menderita Tifus   

Daily Devotional, Kamis (18/1) : Tunggu Sampai Akhir  
Awake My Soul

Sumber : cbn.com - Dani Miser / bm

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Single dan Bahagia

Single dan Bahagia


"Happy single announcement day!"

"Selamat hari pengumuman "kami single!""

Menjelang hari Valentine di bulan Februari nanti, banyak sekali para pemuda-pemudi single yang panik dan segera mencari pasangan agar mereka tidak sendirian di hari kasih sayang tersebut.

Padahal, banyak sekali keuntungan yang bisa kita peroleh ketika seseorang masih menyandang status single. Hanya saja, tidak banyak orang yang menganggapnya demikian. Alhasil, beberapa orang buru-buru mencari pasangan hanya untuk mengakhirinya setelah Valentine berakhir.

Sesungguhnya ketika kita belum memiliki pasangan, bukan berarti kita "tidak laku", melainkan Tuhan sedang mempersiapkan seseorang di luar sana. Tuhan sedang merangkai cerita cinta kita, cerita cinta yang indah dan berakhir bahagia di dalam nama-Nya.

Oleh karena itu, ada beberapa cara bagi kita, selagi kita menunggu jawaban dari-Nya, kita menjadikan diri kita pribadi single yang bahagia…untuk saat ini.

STEP 1: KUASAILAH KEHIDUPAN KITA DARI RASA IRI

Berhentilah khawatir untuk cepat-cepat memiliki pasangan karena anda dikelilingi oleh gambaran orang-orang yang berpasangan dan bahagia. Semua pasangan-pasangan bahagia yang Anda tonton di film dan drama hanyalah karangan produser TV supaya film mereka laku. Kehidupan pasangan yang sesungguhnya tidak seindah itu: mereka berdebat, kadang mereka sibuk sendiri hingga salah satu merasa tidak diacuhkan, kemudian mereka bertengkar. Fantasi-fantasi yang ada di film seringkali membuat Anda membayangkan akan datangnya "soulmate" dengan sangat dramatis sehingga seringkali Anda mengabaikan sahabat-sahabat Anda yang sebenarnya sangat memperhatikan Anda.

STEP 2: FOKUSLAH DENGAN MENJADI SESEORANG YANG ANDA INGINKAN

Bangunlah pribadi Anda secara jasmani dan rohani: mengambil kelas-kelas pengembangan diri, berolah raga, menjadi sukarelawan, mengikuti persekutuan doa dan doa lingkungan, mencari hobi baru lakukan saja apapun yang ingin Anda lakukan. Ingatlah bahwa apapun yang Anda lakukan ini untuk Anda sendiri dan hanya Anda. Kepercayaan diri yang tinggi akan menarik teman-teman baru yang bisa saja menjadi kisah cinta yang manis untuk jangka panjangnya. Fokuslah pada diri Anda, carilah apa yang Anda suka dan tidak. Ajaklah teman-teman lama Anda untuk bertemu dan mungkin menikmati secangkir kopi bersama. Anda tidak perlu mencari cinta, Tuhanlah yang akan membuat cinta menemukan Anda.

STEP 3: MANJAKANLAH DIRI ANDA

Pergilah ke salon dan manjakan diri Anda dengan perawatan yang menarik perhatian Anda: perawatan rambut, pijat refleksi, atau mungkin membuat beberapa perubahan seperti mengubah gaya rambut Anda. Walaupun Anda belum punya pacar untuk "dipameri" bukan berarti Anda tidak bisa pamer pada diri Anda sendiri kalau Anda adalah pribadi yang kuat, independent, dan Anda pantas untuk mendapatkan yang terbaik. Jadi, berikan yang terbaik untuk diri Anda!

STEP 4: JADILAH PRIBADI YANG OPTIMIS

Kalau kadang Anda merasa diri Anda tidak beruntung karena Anda tidak juga memiliki pasangan, cobalah Anda pandang ke luar sana dan lihatlah betapa banyak orang yang lebih kurang beruntung dari Anda; mereka yang tidak memiliki rumah, mereka yang masih sangat berjuang untuk hidup. Hindarilah pikiran-pikiran negatif dan fokuslah pada hal-hal positif yang terjadi dalam hidup Anda. Pikirkanlah 3 hal positif dari diri Anda, dari kehidupan Anda setiap pagi dan bersyukurlah mengenai hal itu. Dengan berfokus pada hal-hal positif, Anda akan merasa hidup Anda menjadi jauh lebih mudah dan ringan dari sebelumnya.

STEP 5: TETAPLAH PERCAYA KEPADA TUHAN

Percayalah bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk umat-Nya. Untuk itu, tetaplah selalu percaya bahwa Ia sedang menyiapkan kisah yang terbaik untuk Anda. Tetaplah percaya kepada-Nya dan harapan Anda akan dikabulkan-Nya.



Baca juga artikel lainnya:

Sumber : wikihow.com / Zee

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

DILARANG, Tunjukkan Kasih Sayang Pada Pacar dengan ML !

DILARANG, Tunjukkan Kasih Sayang Pada Pacar dengan ML !



Di beberapa negara, pasangan masih dalam status pacaran merayakan hari kasih sayang (valentine) dengan melakukan hubungan intim atau making love. Meski belum diketahui seberapa banyak jumlahnya, hal ini pun juga diterapkan oleh para pria dan wanita di Indonesia.
Pandangan bahwa "bukti seseorang mencintai pasangannya adalah dengan ML (baca :emel)" diduga kuat adalah salah satu alasan mengapa dua sejoli yang belum terikat dalam janji pernikahan mau melakukannya. Padahal jika mau ditelusuri lebih dalam, hubungan seks sangatlah berbahaya diperbuat oleh mereka yang belum berstatus suami-istri.

Apa sajakah bahaya-bahaya itu?

1. Jiwa Anda akan terikat dengan jiwa pasangan Anda. Sepakat atau tidak, hubungan badan bukan sekedar hubungan fisik semata. Tanpa disadari, melakukan ML juga akan mengikat jiwa orang-orang yang melakukannya.

Anda akan sangat kesulitan untuk berpisah dengan pria atau wanita yang Anda tiduri. Banyak kasus yang ditemui di gereja-gereja, pemberesan terhadap orang-orang yang melakukan dosa perzinahan begitu sulit dilakukan. Kalau pun sudah didoakan dan dipulihkan hari itu, perlu usaha keras untuk tidak melakukannya lagi.

2. Berpotensi besar terjadi kekerasan dalam relasi. Ketika Anda melakukan hubungan badan dengan pacar Anda, Anda akan merasa ketergantungan. Hal ini pun membawa dampak kurang baik khususnya pada wanita. Mengapa ? karena ketika si pria ketergantungan dengan wanita dan satu saat wanita tidak bisa mengikuti apa yang dimaui oleh si pria maka biasanya pria itu akan berlaku kasar.

3. Berpotensi besar untuk terjadinya perselingkuhan. Walau faktor pendorongnya mungkin berbeda, tetapi kecenderungan pria atau wanita yang sudah ML sebelum menikah sama-sama sangatlah besar. Ketika hal ini diketahui oleh pasangannya maka keributan demi keributan akan terjadi.

4. Gambar diri rusak. Seseorang yang melakukan ML sebelum menikah pasti gambar dirinya rusak. Ia akan merasakan dirinya tidak bernilai lagi. Dalam sejumlah kasus, hal ini dapat membuat seseorang berani memutuskan untuk bunuh diri.

5. Hubungan dengan keluarga hancur. Salah satu ciri yang kuat di dalam keluarga di Indonesia adalah masih dipegang teguhnya adat ketimuran. Bagi orang Indonesia, ML harus dilakukan dalam sebuah ikatan resmi yang namanya pernikahan. Ketika ini tidak dijalankan sebagaimana mestinya maka itu akan membuat malu bukan hanya orang yang melakukannya, tetapi juga keluarga.

Hal ini yang pada akhirnya membuat para ayah, ibu, paman, bibi, dan bahkan saudara-saudara akan menjadi marah besar bila mengetahui ada dari keluarganya yang melakukan ML di luar pernikahan.

6. Hubungan dengan Tuhan menjadi kacau. Orang-orang yang melakukan ML sebelum menikah akan sangat kesulitan merasakan kasih Tuhan. Mereka akan menganggap Tuhan sangat sulit dijangkau.

Mereka akan menilai Tuhan tidak akan pernah bisa menerima mereka seperti halnya yang ditunjukkan oleh manusia. Dari apa yang penulis lihat, perlu pelepasan untuk mengatasinya.

Itulah sejumlah bahaya dari melakukan ML sebelum menikah. Jadi, bukan tanpa alasan jika ML sebelum menikah itu dilarang keras baik oleh gereja, orang tua, dan bahkan Tuhan. Ini semua dilakukan demi kebaikan Anda juga.

Oleh sebab itu, mari ambil komitmen untuk menjadikan diri Anda orang yang menghormati dan mengasihi pasangan dengan benar. Percayalah, apa yang Anda putuskan ini akan melimpahkan berkat Tuhan ke dalam kehidupan Anda dan bahkan saat Anda menikah nanti.
Baca juga : 







Kisah Nyata Suami yang Senang Menyakiti Hati Istrinya







Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya

























Menjadi Teman yang Baik  



Mitos-Mitos Keliru Tentang Kanker  

Kuserahkan Hidupku, Andalkan Sisi Keintiman

Kalung Mutiara Putih  

Atasi Masalah-Masalah Kesehatan Ini Dengan Coklat

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Tetap Mencintai Walau Disakiti, Benarkah Ini ?

Tetap Mencintai Walau Disakiti, Benarkah Ini ? 

Kehidupan percintaan dua anak manusia tidak selalu terisi dengan hal-hal bahagia, terkadang ada masa-masa tidak enak yang harus dirasakan. Hal ini tidak terjadi hanya pada masa sekarang, tetapi juga masa-masa dahulu kala.
Adapun sisi kurang menyenangkan dari asmara adalah ketika salah satu pihak dari pasangan melukai hati. Perselingkuhan, kekerasan fisik adalah dua contoh yang mungkin dapat membuat seseorang mengeluarkan air mata kesedihan.  

Tentu bagi yang merasakan diselingkuhi atau mendapat kekerasan fisik dari pasangan atau kekasihnya akan timbul pertanyaan di dalam batinnya, "Haruskah saya tetap mencintai dia yang telah menyakiti saya?"

Menanggapi hal itu, penulis akan memulai menjawabnya dengan beberapa pertanyaan seperti dibawah ini :

1. Apakah hubungan tersebut layak untuk dipertahankan ?

2. Berapa banyak hal positif yang ditemukan dari hubungan yang Anda telah jalani dengan dia ? Apakah jumlahnya lebih banyak dari hal negatifnya ?

Mengapa penulis memulainya dengan dua pertanyaan diatas ? Karena itulah dasar dari setiap hubungan cinta manusia. Ketika diperhadapkan dengan sesuatu yang bernilai, manusia biasanya condong akan mempertahankan apa yang menurutnya sangat bernilai bagi hidupnya. Jarang sekali ada orang yang mau melepaskan apa yang sangat berharga di dalam kehidupannya.

Begitupun tentang pengaruh positif saat menjalani hubungan asmara. Ini sesuatu yang sangat penting diketahui sebab disinilah Anda mengetahui apakah hubungan Anda dengan dia dapat berlanjut dalam jangka waktu lama atau tidak. Semakin banyak hal positif berarti peluang untuk terus melangkah dengan dia semakin terbuka lebar. Sebaliknya jika sedikit berarti peluang untuk melanjutkan ke arah yang lebih jauh pun pastinya menyempit.

Disakiti memang pengalaman yang tidak menyenangkan. Butuh usaha keras untuk kembali dapat mengasihi dia. Hanya saja ketika dua pertanyaan diatas dapat Anda jawab dengan positif maka saran penulis Anda perjuangkanlah cinta yang telah Anda bina dengan kekasih Anda.

Satu lagi yang perlu diingat, senantiasalah membawa Tuhan di dalam kehidupan asmara Anda. Hal ini juga penting karena sebesar apapun persoalan yang dihadapi, bersama Tuhan, Anda akan menemukan jalan keluarnya.
Baca juga : 










































Reckless  
Kisah Nyata Masa Kelam John Peter, Pengusaha 1,2 Miliar

Sumber : jawaban.com / bm

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Is S/He the One?

Is S/He the One?


Beberapa minggu belakangan ini di televisi banyak sekali ditayangkan pemberitaan mengenai perceraian, terutama dari kalangan artis-artis ibu kota. Hal ini membuat kita bertanya-tanya, apakah sebenarnya perceraian bisa semudah itu dilakukan? Jawabannya adalah: tidak.

Tidak seperti pacaran pada umumnya, pernikahan adalah sebuah janji setia yang diucapkan di hadapan Tuhan, gereja, dan pasangan hidup kita. Janji yang mengikat suami pada istrinya dan istri pada suaminya hingga maut memisahkan mereka. Melakukan perceraian tidak sama dengan memutuskan hubungan ketika pacaran, karena perceraian berarti memutuskan janji suci kepada Tuhan dan manusia.

Oleh karena itu, sebelum Anda berdua mengucap janji di depan altar, pastikanlah bahwa Anda telah bertemu "the one", bahwa pasangan Anda benar-benar jodoh Anda, karena setelah Anda mengucap janji di hadapan Allah, there"s no turning back. Anda tidak bisa kabur lagi. Dan tentunya, Anda tidak mau menghabiskan seumur hidup Anda dengan seseorang yang salah bukan?

Nah, bagaimana Anda bisa tahu kalau s/he is truly the one? Semua itu hanya bisa dipastikan oleh hati dan pikiran Anda sendiri. Namun, tim Jawaban.com akan berusaha membantu dengan memberikan beberapa poin-poin penting yang perlu Anda perhatikan.

#1 Tidak Perlu Adanya Upaya Berlebihan

Anda tidak harus berjuang dengan susah payah supaya hubungan Anda berdua bisa berjalan. Semuanya akan terjadi dengan sendirinya. Anda tidak harus berusaha menyenangkannya, begitu pula sebaliknya. Dalam sebuah hubungan pasti ada usaha-usaha yang harus dilakukan supaya hubungan tersebut bisa berhasil. Namun ketika usaha-usaha yang Anda lakukan tidak sebanding dengan perasaan Anda, bahwa Anda melakukannya dengan sangat terpaksa, mungkin Anda tidak ditakdirkan untuknya. Bersama orang yang tepat adalah ketika Anda bisa merasa nyaman bersama dengannya. Anda bisa menjadi diri sendiri, berbicara dan berperilaku layaknya diri Anda tanpa harus ada yang dibuat-buat. Semua komunikasi bisa Anda berdua lakukan dengan lancar dan tanpa ada rekayasa. Dan ketika ia juga tidak mengeluhkan hal itu, bersyukurlah bahwa paling tidak Anda sudah melangkah jauh dari posisi start.

#2 Dia Adalah Pribadi yang Kompatibel dengan Anda

Bagaikan sebuah program komputer, sebagus apapun program itu, sebaru apapun versinya, dan secanggih apapun ia bekerja, apabila tidak kompatibel dengan operating sistem di komputer Anda, program itu tidak akan bisa diinstal dan bekerja dengan baik. Hal serupa akan berlaku pada hubungan Anda berdua. Sebuah hubungan akan bisa berjalan dengan baik hanya jika kedua belah pihak bisa saling kompatibel satu sama lain. Kompatibel ini bukan berarti harus selalu sama dalam berbagai macam hal. Kompatibel berarti keduanya bisa saling mengimbangi satu sama lain. Ketika dia marah, Anda bisa menjadi pihak yang lebih tenang, Ketika Anda sedih, ia bisa menghibur Anda. Hal-hal simpel seperti inilah yang menjadi salah satu fondasi terbesar dalam hubungan Anda berdua. Ketika Anda berdua bisa saling mengimbangi satu sama lain, saat itulah Anda bisa yakin bahwa dialah pasangan yang tepat bagi Anda.

#3 Dia Bisa Menangani Anda Ketika Sedang Benar-benar "Parah"

Dalam sebuah pernikahan, Anda berdua akan hidup bersama seumur hidup Anda. Hal ini berarti melihat kondisi pasangan dalam keadaan terbaik dan terburuk mereka. Oleh karena itu, perlu bagi Anda berdua menunjukkan sisi terburuk Anda pada pasangan Anda dan melihat bagaimana ia bereaksi. Hal ini bukan hanya berarti secara penampilan. Bukan hanya masalah melihat Anda hanya dengan celana kolor dan kaus oblong, dengan wajah awut-awutan. Tapi juga dalam hal mood, perilaku yang biasa Anda lakukan, kebiasaan buruk, ketika Anda sedang benar-benar marah, dan sebagainya yang tidak pernah Anda tunjukkan pada orang lain. Ketika dia bisa menangani Anda dalam kondisi terburuk Anda dan ia tidak mempermasalahkannya, saudara, nikahilah dia!

#4 Anda Menjalani Hubungan yang Menyenangkan

Bersama orang yang tepat adalah ketika bersamanya hampir selalu terasa menyenangkan. Bahkan ketika Anda berdua hanya diharuskan untuk duduk berdua di bangku taman dan tidak ada hal yang Anda berdua bisa lakukan selain mengobrol, hal tersebut tetap terasa menyenangkan Poinnya di sini adalah Anda merasa bahagia atas kehadirannya di hidup Anda.

#5 Bicarakan Mengenai Masa Depan Anda

Sudahkah Anda mulai bicara mengenai masa depan Anda berdua? Keluarga seperti apa yang Anda dan dia inginkan? Dan bagaimana usaha Anda berdua untuk menjadikannya kenyataan? Kunci dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Semua visi dan misi dalam hubungan harus dikomunikasikan dengan baik agar Anda berdua tahu apa yang diinginkan satu sama lain. Nah, jika semuanya sudah Anda lakukan dan Anda berdua sudah memiliki gambaran yang nyata mengenai keluarga Anda berdua nanti, maka Anda berdua sudah bersama orang yang tepat di jalan yang tepat pula.

Bukan berarti poin-poin di atas merupakan kunci utama untuk menentukan apakah pasangan Anda benar-benar orang yang tepat atau bukan. Semua itu kembali pada diri Anda sendiri. Bayangkan saja Anda dalam posisi terjebak dengannya dalam sebuah pulau terpencil seumur hidup dan hanya bisa saling mengandalkan satu sama lain untuk bertahan hidup. Apakah dia orang yang tepat untuk terjebak dengan Anda? Semoga Anda menemukan jawabannya karena setelah janji pernikahan diucapkan, tidak ada lagi pilihan lain selain saling mendampingi satu sama lain hingga maut memisahkan Anda berdua.

Sumber : jawaban.com / Zee

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

9 Kunci Penting Menuju Hubungan yang Berhasil

9 Kunci Penting Menuju Hubungan yang Berhasil


Banyak orang yang menganggap bahwa masa pacaran hanyalah tahap di mana mereka dapat bersenang-senang bersama kekasih mereka. Mereka menganggap pacaran sebagai suatu kegiatan yang hanya untuk bersenang-senang saja, sehingga ketika mereka dihadapkan oleh masalah, akhirnya pasangan-pasangan tersebut dapat dengan mudahnya memutuskan untuk berpisah. Sampai akhirnya, ketika mereka dihadapkan dengan usia dan tuntutan masyarakat untuk melepas status lajang, banyak yang mengalami kesulitan bagaimana cara mempertahankan hubungan agar tidak kandas begitu saja di tengah jalan.

Masa pacaran atau masa pra-nikah adalah sebuah tahap di mana kedua pihak memastikan bahwa mereka telah memilih orang yang tepat untuk menjadi pasangan hidup. Seperti layaknya sebuah hubungan, konflik bukanlah sebuah hal yang bisa dihindari. Namun, bukan berarti karena Anda merasa hubungan Anda berdua "hanyalah sebatas pacar", lalu Anda menolak menghadapi konflik tersebut dan memilih untuk mencari yang lain. Jika demikian, Anda akan terus mengulang kejadian yang sama.

Pada kesempatan kali ini, tim Jawaban.com akan membagikan 8 kunci penting yang perlu Anda catat untuk menjalin hubungan yang berhasil:

#1 Selalu Sediakan Waktu Untuk Menghabiskan Waktu Bersama

Hal ini merupakan salah satu kunci penting dalam setiap hubungan. Ketika Anda terus sibuk dengan urusan Anda sendiri dan tidak memiliki waktu untuk Anda berdua, maka lama kelamaan Anda berdua akan mulai mempertanyakan, kenapa Anda berdua harus tetap terus bersama. Berikan prioritas untuk menghabiskan waktu bersama paling tidak 2-3 jam setiap harinya. Walaupun Anda berdua sama-sama bekerja, sama-sama sibuk, tapi hal ini adalah hal yang sagat menentukan sebuah hubungan, jadi sediakanlah waktu bagi satu sama lain.

#2 Tetapkan Tujuan Hubungan Anda di Masa Depan

Menetapkan tujuan atau goal, dan membuat rencana-rencana untuk masa depan Anda berdua dapat menjadi sebuah kunci penting dalam hubungan Anda. Mengapa? Karena dengan begitu Anda berdua bisa mengerti bahwa hubungan Anda berdua ini bukanlah sebatas sementara saja, bahwa Anda berdua berniat membawa hubungan ini ke jenjang selanjutnya, yaitu pernikahan. Pikirkan apa yang Anda berdua inginkan untuk 5 tahun mendatang: di mana Anda berdua akan tinggal? Berapa anak yang Anda berdua inginkan? Apakah Anda berdua ingin membangun rumah bersama? Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dibahas jika Anda berdua telah menjalani hubungan selama beberapa waktu.

#3 Menjaga Keintiman dalam Level Tertentu

Menjaga keintiman dalam hubungan pra-nikah juga merupakan sebuah kunci penting agar hubungan Anda berdua bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Tenang saja, hal ini bukan berarti Anda harus langsung berhubungan badan ketika Anda berdua belum menikah. Menjaga keintiman dalam hubungan pra-nikah Anda berdua berarti Anda harus bersikap hangat terhadap pasangan Anda. Tunjukan kepedulian Anda kepada pasangan Anda dengan menatap matanya ketika Anda bicara serius, dan jangan ragu untuk menunjukkan sedikit "skinship" dalam hubungan Anda. Mungkin ketika pasangan Anda sedang merasa lelah atau sedih, berikan pelukan hangat yang bisa menenangkan hatinya. Bisa juga Anda berikan sebuah kejutan berupa ciuman kecil di kening atau pipi untuk menunjukkan rasa sayang Anda pada pasangan Anda.

#4 Jadilah Pendukung Setia Bagi Pasangan Anda

Ingatlah bahwa kekasih Anda adalah calon pendamping seumur hidup Anda, oleh karena itu, mulai sejak dini, Anda berdua harus mulai belajar bagaimana menjadi pendukung yang suportif bagi pasangan Anda. Hindari perilaku menghakimi dan saling menyalahkan antara Anda berdua.

#5 Belajar dari Kesalahan

Pasangan-pasangan yang berhasil dalam hubungan mereka selalu mengambil pelajaran dari argument-argumen dan kesalahan yang telah mereka perbuat. Anda berdua harus menerima bahwa debat, adu argumen, dan percekcokan merupakan hal yang biasa bagi sebuah hubungan, dan cobalah untuk menyelesaikannya sebelum masalah tersebut menjadi berkepanjangan. Bersikaplah tenang dan berusahalah untuk tidak saling mencela satu sama lain.

#6 Jadilah Seorang Sahabat

Untuk menjalin sebuah hubungan yang berhasil, Anda tidak hanya diharuskan untuk mencintai pasangan Anda, tetapi juga menyukainya. Ketika Anda menyukai seseorang, Anda merasa nyaman berada di dekatnya, dia bukanlah sebatas kekasih saja, namun juga teman dan sahabat terdekat Anda. Jadikanlah juga diri Anda sebagai sahabat yang setia bagi pasangan Anda, maka Anda berdua akan betah berada di sisi satu sama lain.

#7 Kepercayaan pada Pasangan

Bukan sebuah rahasia lagi bahwa kepercayaan adalah sebuah kunci yang sangat penting dalam membangun sebuah hubungan yang berhasil. Anda harus selalu percaya pada pasangan Anda jika Anda ingin hubungan Anda berdua bertahan. Ketika kepercayaan tidak lagi berada dalam sebuah hubungan, Anda akan selalu khawatir, dan kekhawatiran dapat berbuah kecemburuan, yang berpotensi besar untuk menghancurkan sebuah hubungan. Percayalah selalu pada pasangan Anda.

#8 Kesetiaan pada Pasangan

Kepercayaan adalah sebuah hal yang percuma apabila Anda tidak setia pada pasangan Anda. Ingatlah bahwa hubungan Anda ini bukanlah sebuah permainan semata, melainkan sebuah persiapan menuju kehidupan pernikahan. Untuk itu, jika dalam masa persiapan ini saja Anda tidak bisa setia pada pasangan Anda, bagaimana kelak?

#9 Cintailah Diri Anda

Untuk memperolah sebuah hubungan yang sukses dan langgeng hingga jenjang pernikahan nanti, yang harus Anda lakukan pertama kali adalah mencintai diri Anda sendiri terlebih dahulu. Anda tidak akan bisa mencintai orang lain jika Anda tidak memiliki cinta untuk diri Anda sendiri. Menjadi pribadi yang percaya diri dan memiliki rasa aman pada diri sendiri adalah sebuah faktor yang sangat penting. Jika Anda bisa merasa aman dan nyaman dengan diri Anda sendiri, Anda akan merasa lebih nyaman berada dalam sebuah hubungan.

Memiliki sebuah hubungan yang berhasil berarti Anda harus siap untuk bertahan dalam kondisi apapun. Jika Anda berdua tetap terus bersama dalam situasi apapun, maka Anda berdua dapat mengatasi masalah apapun. Bersyukurlah akan kehadiran satu sama lain dalam kehidupan Anda, dan tetaplah peduli dan saling mengasihi satu sama lain. Dengan memperhatikan poin-poin penting di atas, maka hubungan Anda berdua akan awet dan langgeng hingga Anda berdua siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Baca juga artikel lainnya:

Sumber : adaptasi dari emotional-detachment.com / Zee

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Enam Cara Agar Kehidupan Single Anda Tak Terasa Hampa




Enam Cara Agar Kehidupan Single Anda Tak Terasa Hampa


Sebagai seorang single atau lajang, Anda bisa mengisi kehidupan Anda dengan apapun juga. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menjalani hari-hari tanpa merasa hampa.
1. Terhubunglah dengan Tuhan.

Kebangunan rohani adalah urutan bisnis pertama untuk semua para lajang atau single. Ingatlah, hari-hari jomblo Anda adalah waktu yang tepat untuk memulai terhubung secara mendalam dengan Tuhan. Seperti Paulus katakan, masa sendiri adalah masa di mana Anda dapat memberikan "pengabdian yang tak terbagi kepada Tuhan" (I Korintus 7:35). Oleh karena itu, jadikanlah waktu Anda kini untuk mengenal Tuhan dengan membaca Alkitab, mempelajari Alkitab, dan menyembah-Nya.

2. Terhubunglah dengan Teman.

Menjadi single bukan berarti sendirian. Ibrani 10:24-25 mengatakan, "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. " Ketika Anda menjadi seorang Kristen dengan percaya di dalam Kristus, Anda menjadi bagian dari keluarga Tuhan juga. Dan dalam keluarga ini, Anda dipanggil baik untuk membangun dan dibangun.

3. Komitkan Diri Pada Kekudusan.

Dalam rangka untuk hidup dengan sukacita dan tak merasa hampa, Anda harus komitmenkan tubuh dan pikiran pada Tuhan. Ini bukanlah tugas yang mudah dalam budaya kita. Majalah, televisi, papan reklame, "teman-teman," dan kadang-kadang bahkan anggota keluarga mendorong apa yang tampaknya alami untuk dunia: pergaulan bebas, pornografi, nafsu, dan urusan.

Oleh karena itu, Tuhan memberikan Anda hikmat dan kekuatan agar Anda terhindar dari jalan yang menyebabkan rasa sakit dan kehilangan martabat ini.

4. Hiduplah dengan Gairah dan Tujuan.

Apa yang Anda sukai? Apa yang menggerakkan Anda? Apa minat Anda? Apa yang menjadi tujuan Anda? Jangan banyak menunggu, kejarlah semua hal tersebut. Fotografi, teologi, menulis, musik, bahasa, bangunan, memasak, tari, kedokteran, olahraga ... apapun yang membuat Anda bersemangat adalah penting untuk mengenali dan meraihnya.

5. Layanilah Sesama.

Melayani disini tidak harus dalam konteks gedung gereja. Segala hal yang Anda minati, apa pun itu bisa menjadi pelayanan Anda. Mungkin Anda yang suka masak bisa membuat makanan untuk keluarga yang sedang mengalami sakit. Bisa juga Anda yang suka olahraga, Anda bisa menjadi sparing partner bagi rekan Anda. Tuhan memberikan kita masing-masing bakat unik untuk tujuan memuliakan diri-Nya sehingga janganlah kita menyia-nyiakannya.  

6. Latihlah Pikiran dan Tubuh Anda Pada Hal-Hal Di atas.

Ada sukacita besar ketika mendedikasikan pikiran kita untuk mempelajari Firman Tuhan, tapi terlebih lagi jika kita menyembah-Nya dengan tubuh kita. Melatih pikiran dan tubuh dengan cara seperti ini adalah suatu disiplin besar yang memberikan Anda energi yang dibutuhkan untuk melayani Tuhan.
Baca juga :
Cry of the Broken














Sumber : cbn.com / bm

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS